Alhamdulillah, seminggu lewat, dapet email dari penerbit, kalo novel duet terbaru saya bersama mbak Syila Fatar udah naik cetak, dan diperkirakan akan selesai cetak pada 15 September.
Ini adalah novel pertama saya bersama mbak Syila yang bergenre science-fiction, bercerita tentang seorang gadis benama Areta. Areta bukan gadis biasa. Ia sangat terobsesi dengan fosil pithecanthropus erectus dan menduga bahwa species ini sebenarnya belum punah. Obsesi ini mendorongnya melakukan penyelidikan di Trinil, salah satu pusat fosil pythecanthropus di tanah air. Siapa menduga, kedatangannya di Trinil justru membawanya pada serentetan misteri, mulai dari keanehan neneknya Prameswari yang memelihara sebuah tengkorak, penemuan tengkorak yang mirip bayi Pythecanthropus di museum Trinil, hingga petualangan mencekam dialami Areta saat diculik oleh makhluk asing yang mirip Pythe.