Support Me on SociaBuzz

Support Me on SociaBuzz
Dukung Blog Ini

Cantik di luar, Cantik di dalam, Cantik Sekarang, tambah Cantik Kemudian (part-3)


   
      Memasuki usia 10 hingga 20 tahun, putri kecil kita telah bersiap memasuki masa remaja dan pubertas. Di tahapan ini, seringkali terjadi gejolak emosi karena pengaruh hormon. Selain itu, lingkungan pergaulan mereka semakin luas sehingga turut mempengaruhi pembentukan kepribadian.

Baca artikel sebelumnya di :

Anak juga mulai mengenal lawan jenis. Ini turut mempengaruhi cara berpikir, cara berpenampilan hingga bagaimana berinteraksi terhadap lingkungan. Peran serta orangtua masih dibutuhkan di tahap ini. Orangtua disarankan bersikap laiknya teman baik bagi kehidupan mereka.
         Agar putri kecil kita yang telah memasuki masa remaja semakin bersinar kecantikan hatinya, berikut langkah – langkah simpel yang bisa dilakukan untuk tahapan usia 10 hingga 20 tahun :
  1. Beritahu tentang pahala dan dosa untuk setiap perbuatan
Di tahapan usia ini, seorang anak mulai memasuki masa remaja, pubertas dan akil baligh. Sehingga seorang remaja telah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap dirinya sendiri. Oleh karenanya, sangat penting menekankan tentang pahala saat berbuat baik dan dosa saat melanggar aturan agama. Dengan memahami hal ini, seorang remaja putri akan bersikap baik dan berusaha menjaga sikap dan sifatnya sesuai tuntunan agama.  

2.       Teruskan kebiasaan baik
Kebiasaan – kebiasaan baik yang telah terbentuk di tahapan usia sebelumnya bisa diteruskan agar jauh lebih tertanam dan menjadi kebiasaan baik seumur hidupnya. Kebiasaan – kebiasaan baik akan membentuk sikap yang baik pula. 

3.       Tekankan pentingnya menjaga diri terutama dalam pergaulan
Pergaulan remaja yang semakin luas akan membuatnya menemui lingkungan dan lingkup pergaulan yang jauh lebih variatif. Di masa ini, tanggung jawab terhadap dirinya jauh lebih besar. Seorang perempuan yang bisa menjaga dirinya saat berinteraksi dengan pihak lain akan memiliki kecantikan hati yang terjaga. Ini juga menjadi bukti bahwa dia sangat menghargai diri dan akan terbiasa pula menghargai orang lain.
 
4.       Libatkan anak dalam pemecahan masalah
Di tahapan usia ini, penting untuk melibatkan remaja putri kita untuk memecahkan masalah sekaligus bersiap menghadapi dunia nyata. Ajarkan sikap pantang menyerah, bersabar, tidak sombong dan kemampuan berempati terhadap orang lain. Sikap – sikap ini akan tertanam dan menjadi jati diri seorang remaja hingga masa dewasanya. Kemampuan memecahkan masalah juga diperlukan agar seorang remaja tidak hanya mengandalkan orangtuanya saat terbentur masalah.

5.       Ajarkan kemandirian baru sesuai tahapan usia
Tahapan usia ini, banyak hal – hal yang berkaitan dengan kemandirian harus sudah dimiliki oleh seorang remaja putri. Tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengurusi dirinya sendiri. Dirinya pun harus ikut bertanggung jawab mengurusi pekerjaan domestik hingga jika tiba saatnya berumah tangga, dia akan terbiasa untuk bertanggung jawab dengan kewajibannya. Hal ini akan membuat pribadinya semakin menarik dan cantik bersinar karena rasa tanggung jawab yang dimilikinya.

 Banyak kasus dimana seorang remaja putri tidak bersikap dengan baik dan sesuai tahapan usianya. Membangun karakter seorang anak khususnya perempuan memang tidak mudah. Namun, usaha disertai doa akan membuat usaha orangtua menjadi indah pada saatnya kelak. (Lyta&Risa)

*Teman-teman pingin panduan lengkap mendampingi anak remaja? Buku Parent Teen Guide ini dapat menjadi sahabat buat para ortu shalih dan shalihah dalam menemani anak-anak usia remaja melalui masa yang  penuh dinamika itu. Buku ini insya Allah memberikan solusi dalam menghadapi beragam perilaku anak, membimbing para ortu dalam memahami dan menjadi lebih dekat dengan anak serta dilengkapi berbagai tips yang dapat diterapkan di rumah. Buku bisa didapat di Gramedia, toko-toko buku dan marketplace.



No comments