Riawani Elyta: Malas Baca Buku? Ini Rahasianya Agar Keranjingan Baca Buku!

New Romance Novel by Riawani Elyta

New Romance Novel by Riawani Elyta
Love Catcher
Monday, 11 February 2019

Malas Baca Buku? Ini Rahasianya Agar Keranjingan Baca Buku!

          
  [LIFESTYLE] Sudah menjadi rahasia umum, bahwa minat baca di negara kita tercinta termasuk rendah. Sebuah survei menyebutkan, minat baca di Indonesia hanya sekitar 0,01%. Artinya, hanya 1 dari 1000 orang yang benar – benar hobi membaca (www.suara.com).


Padahal, manfaat hobi membaca sudah tak diragukan lagi. Dalam skala besar, hobi membaca akan mengurangi tingkat kriminalitas di suatu negara hingga mengurangi angka kekurangan gizi. Beberapa manfaat lainnya, membaca dapat meningkatkan kecerdasan, daya ingat dan konsentrasi, mencegah penyakit Alzheimer, menumbuhkan rasa empati, mengurangi stres, memperpanjang usia harapan hidup dan segudang manfaat lainnya (www.gramedia.com).

Tetapi, meskipun sebagian besar kita sudah tahu beragam manfaat ini, tetap saja sulit rasanya menjadikan membaca sebagai sebuah hobi.

           Lalu, bagaimana caranya agar membaca bisa menjadi sebuah hobi yang menyenangkan? Bahkan membuat kita menjadikannya kebutuhan dan bagian hidup sehari – hari? Oh ya, perlu dicatat, hobi baca disini kita artikan sebagai membaca buku, baik yang tebal maupun tipis, artikel dan esai serta berbagai bacaan yang bisa menambah pengetahuan, wawasan dan menjadikan kita menjadi pribadi yang semakin baik lagi.
Yuk, simak tips-tipsnya berikut ini.

  1.  Ubah mindset
Sebelum menjadikan membaca sebagai sebuah hobi, mari ciptakan mindset tentang betapa dahsyatnya hobi ini jika menjadi bagian dari kehidupan kita sehari – hari. Cari tahu sebanyak-banyaknya tentang manfaat membaca dan ciptakan kesan bahwa membaca itu adalah hal yang menyenangkan. (baca : 5 Keuntungan Ini Hanya Bisa Didapat Dari Hobi Membaca). Sugesti diri terus – menerus bahwa hobi membaca akan membawa kita pada level yang lebih tinggi sehingga tanpa kita sadari, membaca akan menjadi sebuah kebiasaan baru didalam hidup kita.

2.       Sediakan waktu khusus
Tidak memiliki waktu, punya segudang kesibukan sering dijadikan alasan untuk tidak sempat membaca. Padahal, banyak sekali waktu diantara kesibukan yang bisa dijadikan waktu khusus untuk membaca. Misalnya, saat mengantri, beberapa menit sebelum tidur, saat istirahat makan siang dan sebagainya. Selama kita bisa mengondisikan diri untuk fokus, dimana pun dan kapan pun, kita bisa ‘memaksa’ diri untuk membaca.

3.       Mulai dari hal yang disukai
Setiap kita memiliki kecenderungan untuk menyukai sesuatu. Bisa jadi kita menyukai hal – hal tentang kesehatan, olahraga, kuliner dan lain sebagainya. Ada juga yang menggemari fiksi. Pilihlah bacaan mulai dari yang kita sukai dan jadikan kebiasaan. Lalu rasakanlah perubahan dan manfaat hobi baru ini dalam kehidupan kita.



4.       Jaga kesehatan tubuh termasuk mata di saat membaca
Sebagian kita terkadang menempatkan tubuh pada posisi yang salah saat membaca, misalnya dengan berbaring. Hal ini membuat anggota tubuh terutama mata akan cepat lelah. Saat membaca, posisikan tubuh agar relaks namun tetap dalam kondisi normal untuk membaca. Yakni pada jarak sekitar 30 cm dengan posisi tubuh tegak dan bukannya berbaring. 

5.       Bentuk komunitas
Ajak teman – temanmu untuk menjadikan baca sebagai sebuah hobi. Kalau perlu, buat komunitas baca yang tujuannya untuk meningkatkan motivasi membaca buku. Bertukarlah buku bacaan, bicarakan isi buku dengan teman – teman dan jika perlu buatlah membaca buku sebagai target agar menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Berada dalam sebuah komunitas secara tak langsung akan memberikan semangat untuk terus melakukan hobi baru ini hingga menjadi sebuah kebiasaan.


6.       Menulis
Setelah terbiasa membaca, kamu bisa memulai hobi lain yang tak kalah menarik : menulis. Sampai hari ini, sudah tak terhitung berapa kali saya menerima pertanyaan : bagaimana untuk memulai menjadi penulis? Dan tak terhitung pula berapa kali saya memberi jawaban yang sama : awali dengan banyak membaca! 

Untuk mulai menulis, kita bisa menulis di jurnal, blog, bahkan di status sosial media dengan membagikan wawasan dan pengetahuan yang kita dapatkan dari apa yang kita baca dan pelajari. Dengan demikian, kita tidak hanya mendapatkan manfaat dari membaca, tetapi juga menciptakan rasa bahagia karena telah berbagi hal – hal positif.

               Tidaklah mudah membangun sebuah kebiasaan hingga menjadikannya bagian dari kehidupan kita. Ibarat kalimat bijak, Roma tak dibangun dalam semalam. Butuh kemauan, konsistensi dan kesadaran untuk terus ‘memaksa’ diri membangun kebiasaan tersebut. Tetapi, jika kita telah terbiasa melakukannya, maka akan kita saksikan keajaiban dalam kehidupan saat semakin banyak yang kita baca, akan semakin kita sadari bahwa dunia ini begitu menakjubkan dan diri kita begitu kecil dibandingkan lautan ilmu yang begitu luas.
Selamat membaca :)
Sumber :
www.suara.com

2 comments:

  1. Huhu, kalau aku jujur ga hobi baca buku sih mbak.. tapi kalo baca aja suka, sebagian besar sih yang singkat-singkat aja.. kalo buku, palingan novel yang emang asik banget..

    ReplyDelete
  2. Hai mbaaak...
    Aku sebetulnya ingiiiiin sekali menjadikan membaca sebagai hobi bahkan kebutuhan....tapi yg terjadi adalah baru baca sebentar saja aku udah terlelappp hihihi...terutama kalau baca buku dan non fiksi...

    Tapi kalau baca novel terutama yg detektiv macam sherlok atau agatha cristi aku lumayan bisa bertahan lama...

    Mungkin karena dari kecil aku g terbiasa baca buku ya?

    Karena itulah sejak punya anak, aku berniat sungguh2 agar anakku suka dan cinta membaca...biar g kayak emaknya...
    Aku rela berhemat supaya bisa beli buku2 untuk anakku dan membacakannya terutama sebelum dia tidur 😊

    ReplyDelete