Rahasia Menjadi Pribadi yang Mampu Bertahan bahkan Maju di Masa New Normal




Hampir di seluruh belahan dunia, saat ini masih berjuang menghadapi pandemi corona. Tetapi mau tak mau, kita harus siap memasuki era New Normal agar bisa sesegera mungkin pulih dari kondisi ini. Hanya saja, pemulihan itu tak serta merta bisa langsung terjadi.


Kita sadari begitu banyak sektor terdampak. Penghasilan turun bahkan hingga ke level nol alias tidak ada pemasukan sama sekali. 

Sejumlah usaha harus dilakukan untuk tetap bertahan hidup sambil tetap menjalankan protokol kesehatan. Menjalankan gaya hidup sehat agar imunitas tubuh tetap terjaga tentu harus dilakukan. Selain itu, penting pula untuk menjaga kesehatan mental agar terhindar dari stres dan tekanan.


Di sisi lain, kita harus memiliki strategi agar tetap mampu bertahan di masa ini. Tidak hanya bertahan. Bahkan bisa maju dan kembali mendapatkan kehidupan yang jauh lebih baik. 

Inilah rahasia untuk tetap bertahan bahkan maju di era New Normal ini. Dan hal ini berlaku di semua bidang kehidupan dan untuk pekerjaan dan peran apapun yang kamu lakukan ya. Rahasia itu bernama Inovasi.

Inovasi Tiada Henti
Pernah dengar tagline ini? Saya mendengarnya dan selalu merasa terkesima dengan tagline ini. Menurut saya, apapun profesi yang kita jalani. Tanpa inovasi akan sulit untuk bertahan bahkan maju. 

Zaman dan teknologi berkembang dengan sangat cepat. Perubahan terus terjadi. Ujian hidup juga terus terjadi. Seperti saat ini dimana kita harus menghadapi ancaman Covid-19. Mau tidak mau kita harus berinovasi.


Beberapa makna Inovasi :
Menurut Everett M. Rogers, inovasi merupakan sebuah ide, gagasan, ojek, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi.

Sedangkan menurut Van de Ven, Andrew H., pengertian inovasi adalah pengembangan dan implementasi gagasan-gagasan baru oleh orang dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan dengan berbagai aktivitas transaksi di dalam tatanan organisasi tertentu.

Sementara menurut Kuniyoshi Urabe, inovasi merupakan setiap kegiatan yang tidak bisa dihasilkan dengan satu kali pukul, melainkan suatu proses yang panjang dan kumulatif, meliputi banyak proses pengambilan keputusan, mulai dari penemuan gagasan hingga ke implementasian nya di pasar.

Dan menurut UU No. 19 Tahun 2002, pengertian inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan atau pun perekayasaan yang dilakukan dengan tujuan melakukan pengembangan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau pun cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah ada ke  dalam produk atau pun proses produksinya.

Penerapan inovasi ini saya contohkan dengan profesi saya sebagai penulis misalnya. Dulu saya menulis, lalu mengirimkan ke penerbit, Alhamdulillah diterima lalu diterbitkan, dijual. Saya pun  mendapatkan royalti dari penjualan buku saya. Saat ini, saya tidak hanya menulis buku, saya juga ikut aktif mempromokan melalui media sosial, blog, channel Youtube dan laman media sosial lainnya.

Saya juga mengirimkan novel saya di aplikasi baca secara online. Selain itu, saya juga ikut aktif menjadi pembicara dan memberi pelatihan menulis. Selain itu, banyak pula kegiatan literasi yang saya ikuti. Bekerjasama dan berduet dengan beberapa penulis lainnya untuk menghasilkan karya tulis.
 
karya-karya saya di platform digital

menjadi pemateri pelatihan menulis
Untuk melakukan inovasi secara konsisten pada bidang pekerjaan dan kehidupan kita, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan :

a.    Mencari inspirasi
Jangan terpaku dengan apa yang kamu lakukan saat ini. Meskipun hal tersebut terlihat nyaman.  Ada begitu banyak inspirasi di luar sana. Tugas kita adalah menemukannya. 

Saat kita melakukan sebuah profesi, baik itu penulis, pengusaha, pengajar, motivator, pegawai kantoran, bahkan semua yang kehilangan pekerjaan akibat terdampak pandemi. 

Ada begitu banyak hal-hal yang menginpsirasi. Terutama dengan bantuan teknologi informasi. Contoh-contoh tentang bagaimana mempromosikan usaha kita, menjual produk kita, bagaimana menangani pelanggan dan lain sebagainya. Saat inspirasi yang datang semakin banyak. Pilihlah yang sesuai dengan kita. Juga yang bisa kita lakukan.
 
Inspirasi ini juga membuat kita terhindar dari kebuntuan dan tekanan akibat masalah yang datang. Inspirasi bisa menjadi sebuah solusi untuk masalah yang kita hadapi.

b.    Memilih sikap dan postur tubuh yang membangkitkan semangat

Duduk, bersandar, separuh tertidur, apalagi sambil menonton drakor. Terdengar sangat menyenangkan. Tentu saja. Tetapi apakah hal ini akan mendatangkan energi untuk melakukan perubahan dan inovasi?

Usahakan untuk melakukan banyak pekerjaan  dengan berdiri. Kekuatan dan energi yang kita dapatkan dengan berdiri akan lebih besar daripada duduk dan berbaring. Tentunya jika kita lelah tetap butuh istirahat. Tetapi, jangan sampai porsi istirahat mengambil waktu yang lebih besar daripada aksi.

Sikap tubuh yang baik akan berpengaruh besar terhadap pemikiran kita. Energi yang dihasilkan akan mendatangkan ide-ide inovatif yang kita butuhkan.

c.     Pilih lingkungan dan teman yang mendukung

Perjalanan jauh yang dilakukan seorang diri akan terasa sangat berat. Tetapi manakala kita memiliki seorang teman. Apalagi yang mendukung dan menemani perjalanan kita, maka kita akan jauh lebih bersemangat. 

Demikian pula dengan inovasi. Ide untuk inovasi mungkin telah kita miliki, tetapi tanpa dukungan yang tepat, akan sulit untuk bertahan.

d.    Mulailah dengan memperhatikan hal-hal kecil

Kita bisa memulai melakukan inovasi dengan memperhatikan hal-hal kecil. Mulai dari pengaturan jadwal kerja. Hal-hal yang memboroskan tenaga, materi dan perhatian hingga cara kita menangani masalah yang terjadi.

Memperhatikan hal-hal kecil membuat kita bisa memangkas energi kita untuk masalah yang berpotensi terjadi. Sehingga kita bisa melakukan inovasi dengan lebih cepat dan lebih baik.

e.    Lakukan
Sudah mendapatkan ide dan inspirasi untuk usahamu? Kini saatnya Action. Semua yang telah kita siapkan tak berarti tanpa aksi. Kita mungkin ingin memiliki sebuah rencana yang sempurna sebelum melakukan aksi. Tetapi, akan sulit mencapai hal tersebut manakala kebutuhan harian telah mendesak.

Saat tabungan habis, kebutuhan harian memanggil, penjualan produk menurun drastis, cicilan harus dibayar. Bisakah kita menunggu hingga semuanya sempurna?

Tentunya tidak. Maka segera lakukan rencana kita. Sembari menjalankannya, kita bisa menyempurnakan kelemahan-kelemahan yang kita temui.

Misalkan kita memiliki sebuah usaha fashion busana muslimah. Bisa jadi akan sulit menjual produk kita seperti biasa manakala terjadi penurunan pendapatan pada sebagian pelanggan kita. 

Setelah kita mendapatkan ide,  misal kita beralih profesi dengan menyediakan APD atau Alat Pelindung Diri seperti masker yang memiliki motif cantik, face shield yang modis, topi yang bisa dipadukan dengan face shield.
Konektor masker rajut, karya kreatif di masa pandemi

Kita juga bisa menawarkan jasa memperbaiki atau merombak pakaian milik pelanggan. Misalnya karena pelanggan mengalami penurunan atau kenaikan berat badan. Ingin baju miliknya dimodifikasi untuk buah hatinya dan lain sebagainya.

Ide-ide inovasi ini akan mengendap dan menghilang manakala tidak ada aksi. Maka segera lakukan, sembari jalan, lakukan semua hal pendukung.

f.       Bangkitkan kreativitas
Inovasi tanpa kreativitas adalah hal yang nyaris mustahil. Bangkitkan sisi kreativitas kita yang berada di belahan otak kanan. 

Melukis, mencoba resep baru, lakukan hal-hal yang menjadi rutinitas kita dengan cara berbeda bahkan berkebun. Semua ini bisa membantu membangkitkan sisi kreativitas kita.

Kreativitas juga akan membantu kita melihat dunia dari sisi berbeda. Inilah inovasi. Saat orang lain tak melihat peluang ini, kita melihatnya. Kita juga bisa mengubah peluang tersebut menjadi lahan yang bisa kita garap.

Tak mudah memang untuk mampu bertahan saat ujian seperti situasi saat ini terjadi. Karena hampir semua lini mengalami perubahan yang terlihat tidak menguntungkan. Tetapi selalu ada solusi untuk semua masalah. Seperti janji Allah, bahwa ada kemudahan setelah kesulitan. 

Tugas kita adalah tak hanya diam menunggu situasi membaik. Tugas kita adalah menciptakan situasi baik tersebut. Inovasi baik kecil maupun besar harus menjadi sebuah pilihan dan sikap yang kita ambil. Agar tak hanya sekedar bertahan. Bahkan kita bisa maju di  masa “New Normal” dengan semua hal baru yang harus kita adaptasi dalam seluruh lini kehidupan kita.

Sumber :
studiilmu.com
freepik.com

No comments