Riawani Elyta: "Me Time" untuk Hidup yang Lebih Berkualitas

New Romance Novel by Riawani Elyta

New Romance Novel by Riawani Elyta
Love Catcher
Friday, 18 January 2019

"Me Time" untuk Hidup yang Lebih Berkualitas

[SELF-IMPROVING] Hidup di zaman millenial yang serba instan, memang menuntut kita untuk lebih produktif dan aktif. Akses informasi yang supercepat, tuntutan untuk mampu beradaptasi dalam pelbagai situasi,  perubahan gaya hidup, mau tidak mau membuat kita harus cerdas mengatur waktu. 

Volume kesibukan pun menjadi bertambah-tambah. Bekerja dengan seabrek deadline, kewajiban memenuhi tugas dan tanggung jawab terhadap keluarga, terkadang membawa konsekuensi terhadap hilangnya waktu untuk diri sendiri. 


Nggak heran, manusia jaman millenial termasuk kaum ibu, sangat familier dengan istilah ‘Me Time’, waktu yang dikhususkan untuk diri sendiri agar sejenak terbebas dari rutinitas, melepas lelah dan me-recharge energi agar bisa bersemangat kembali dalam menjalani aktivitas. 

Mungkin ada yang bertanya, kenapa ibu-ibu jaman dulu kaya’nya nggak butuh-butuh banget sama me time ya? Padahal nggak kurang-kurang juga sibuknya. Punya anak banyak, nyuci dan masak sendiri, beberes sendiri, dan sebagainya.

Yah. Beda zaman beda tantangannya. Kalo dulu, tantangan kaum ibu mungkin terletak pada bagaimana menangani berbagai pekerjaan rumah tangga dengan fasilitas yang terbatas, nyuci baju manual (dulu mesin cuci masih barang mahal), masak dengan kompor minyak tanah, bukan kompor gas yang tinggal putar tombol api langsung nyala, dan sebagainya. 

Nggak heran kalo jaman dulu, pinter masak udah jadi kewajiban kaum perempuan. Beda dengan sekarang. Zaman ketika makanan siap saji begitu mudah kita dapatkan. Sehingga ibu-ibu yang pinter masak pun kerap tergoda untuk membeli makanan siap saji demi menghindari repot. Buat ibu-ibu yang bekerja, dulu melakukan tugas administrasi masih dengan mesin tik dan komputer tabung, sementara di jaman ini, banyak pekerjaan bisa dilakukan cukup dengan gawai.  

Tetapi......ya itu. Seperti yang udah disinggung di awal. Tuntutan jaman millenial juga terus meningkat. Terutama untuk urusan lifestyle. Semakin mudahnya akses informasi dan sarana teknologi justru membuat volume aktivitas manusia modern terus bertambah.

Dan...ilmu fisika yang menyatakan gaya berbanding lurus dengan tekanan itu ada benarnya. Ups. Jangan langsung menganggap gaya di sini analog dengan tuntutan untuk tampil gaya ya, hehe. Mari kita persepsikan saja mirip dengan gaya dalam ilmu fisika, yaitu mencakup interaksi apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami perubahan gerak.

Jadi, jika dihubungkaitkan dengan kehidupan modern, semakin banyak yang berubah dalam aktivitas kita, boleh jadi, karena faktor penyebab dan pendorongnya pun bertambah banyak. Semakin besar gaya, semakin besar pula tekanannya. Inilah yang mungkin sering dianalogikan dengan kehidupan : semakin besar gaya hidup, semakin besar pula tekanan hidupnya.

Dan, karena manusia bukan benda mati, manusia punya perasaan dan juga akal, ketika menghadapi tekanan, manusia akan cenderung mencari pelepasan diri. Inilah salah satu yang memunculkan “me time”. 

Setiap orang punya cara “me time” yang berbeda-beda. Me time ini sesungguhnya bisa dilakukan tanpa aturan yang mengikat. Tetapi, jika kalian menginginkan Me Time itu berefek positif, dapat me-recharge energi dan semangat serta melepaskan diri dari tekanan, tips-tips “Me Time” yang berkualitas berikut ini bisa kalian coba : 

1.      Lakukan ‘Me Time’ dalam waktu yang singkat
‘Me Time’ tidak membutuhkan waktu lama. Terlalu lama menghabiskan waktu untuk ‘Me Time’ malah membuat kita semakin malas. Sebagai indikatornya, ketika kita mulai bosan dengan aktivitas Me Time dan rindu dengan rutinitas, jangan tunggu lama-lama, segeralah akhiri sebelum rasa malas menghampiri.  

2.      Atur jadwal ‘Me Time’ dengan fleksibel tetapi rutin
Bagi kamu yang suka keteraturan, kamu bisa menetapkan waktu ‘Me Time’-mu pada waktu – waktu yang sudah kamu atur. Tetapi jika kamu suka hal – hal yang variatif, kamu bisa atur jadwal ‘Me Time’-mu cukup pada waktu – waktu yang kamu anggap perlu. Usahakan untuk memiliki ‘Me Time’ beberapa kali dalam seminggu, walaupun dalam waktu yang singkat. Berzikir usai sholat, baca buku sebelum tidur, mandi dengan aroma terapy, adalah diantara bentuk Me Time yang bisa dilakukan dalam waktu cepat dan frekuentif.



3.      Lakukan yang kamu sukai
‘Me Time’ sesungguhnya punya banyak variasi. Tidak melulu menghabiskan waktu bersama gawai kesayangan. ‘Me Time’ bisa kamu lakukan misalnya dengan berzikir (mengingat Sang Pencipta), menulis puisi, menikmati pemandangan alam, mendengar musik yang menenangkan, melakukan peregangan ringan sambil berjalan santai, mensyukuri anugerah yang diberikan kepadamu dan apapun itu yang membuatmu kembali rileks dan tenang. Pilih yang kamu sukai dan lakukan dengan santai. Kalau perlu off dulu dari segala yang berpotensi membuatmu berpikir. Termasuk mematikan gawai.

 4.      Niatkan ‘Me Time’ untuk membuat dirimu kembali tenang
‘Me Time’ sesungguhnya adalah usaha membuat diri kembali tenang di tengah kesibukan yang terkadang membuat psikis tertekan. Jadi, ‘Me Time’ juga adalah bentuk cinta dan penghargaan kita terhadap diri sendiri dan utamanya kepada Sang Pencipta yang telah memberikan kita hal – hal yang sangat berharga dalam kehidupan. Terlalu banyak hal yang bisa kita lakukan dan membuat hati kita senang dalam hidup ini, jadi, kenapa harus melalui hari demi hari dengan berkutat dalam kesibukan sehingga kita lupa bersenang-senang?


 Kehidupan adalah waktu yang terus bergulir. Kita membutuhkan energi yang besar untuk mampu melakukan hal – hal positif sebanyak mungkin. Sayangnya, kita tidak selalu bisa mendapatkan performa puncak untuk melakukan semua aktivitas tersebut. ‘Me Time’ merupakan salah satu usaha untuk menyeimbangkan padatnya aktivitas kita dengan memberi tubuh, jiwa dan akal kesempatan untuk sejenak melepaskan ketegangan. Dengan aktivitas tepat dan kecerdasan mengatur waktu, maka ‘Me Time’ yang berkualitas akan membuat diri kita selalu punya energi lebih untuk terus bersemangat menjalani hari.
Selamat Menikmati ‘Me Time’ – mu ya ;). [Lyta&Risa]





15 comments:

  1. me time ini penting banget buat health-esteem

    ReplyDelete
  2. Betul Mbak. Dengan "Me Time" kalo saya pribadi bisa lebih ke mengenal dan memahami diri saya sendiri. Atau paling tidak menjadi ajang untuk "kembali" me jadi diri saya sendiri. Setelah sebelumnya terhubung dengan banyak faktor dari luar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar mbak...me time jadi sarana untuk mengenal diri lebih dalam

      Delete
  3. Me time favorit saya melakukan spa, sebulan sekali. Enak banget badan yang tadinya kaku, pikiran yang kusut dan jiwa yang lelah langsung jadi relax kembali setelah dapat pijatan, trus dilulur lalu berendam. Setelah itu siap beraktivitas lagi deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. spa emang efektif untuk bikin badan fresh lagi ya

      Delete
  4. nonton drama korea itu jadi me time sesaat yang menenangkan. jadi berasa muda lagi. (loh, emangnya dah tua yaa) hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagi yang seneng drakor emang jadi me time yg nyenengin ya

      Delete
  5. "Me Time" ini menurutku emang self-healing banget. Apapun pekerjaannya dan kegiatannya perlu banget kita memberikan waktu untuk mencintai diri sendiri. Melakukan sesuatu yang membuat kita bahagia. Kalo aku sih senengnya travelling, tracking, masuk hutan, ngelihat yang hijau-hijau, atau sereceh kena angin laut udah happy :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. travelling itu me time yang nyenengin banget ya

      Delete
  6. "me time" saya banyak caranya,
    tujuannya hampir sama, merefresh dan recharge body, mood dan fikiran biar kembali segar dan siap menghadapi nasib kedepan. :)

    ReplyDelete
  7. Me time sangat diperlukan menurut ku sih kk, buat seorang ibu rumah tangga yg kakak bilang dengan berbagai aktivitas..

    ReplyDelete
  8. Me Time memang penting banget buat aku, kak. Me Time ku biasanya ketika anak2 tidur siang. Mereka biasanya tdr siang bareng, jd aku punya waktu untuk sendiri ngerjain yang aku suka.

    ReplyDelete
  9. Me time itu sangat penting walau hanya beberapa jam agar bisa lebih menyenangkan diri dan mengontrol emosi. Apalagi kalau rutinitas hari-hari menjemuhkan ya mbak...

    ReplyDelete
  10. "Atur jadwal me time yang fleksibel tapi rutin" setuju banget kak. Kerap kali ga ada waktu untuk diri sendiri. 2019 ini Chaya janji, harus ada me time tanpa gadget minimal sekali dalam sebulan. wismilak

    ReplyDelete