Riawani Elyta: Review Campaign & Giveaway #Book10 "Akik dan Penghimpun Senja"

New Romance Novel by Riawani Elyta

New Romance Novel by Riawani Elyta
Love Catcher
Thursday, 1 February 2018

Review Campaign & Giveaway #Book10 "Akik dan Penghimpun Senja"


Sinopsis :
Sekelompok peneliti muda menelisik lurung-lurung gulita gua yang masih menyimpan seribu rahasia dengan harapan seluas samudra. Namun, elan yang membara harus berbenturan dengan amarah sang penghimpun akik. Nyawa pun menjadi taruhan. Tak ada yang bisa menahan, bahkan juga cinta sejati sang penghimpun senja.


Debur ombak pantai selatan, pantai yang penuh kenangan, pun menjadi saksi atas laranya harapan yang berbentur dengan kenyataan. Tetapi, semua toh akhirnya melarut dalam jingganya senja. Buktinya, dia mampu menghimpun 4823 senja dalam hidupnya.

----------------------------------
Judul yang puitis. Sinopsisnya pun demikian. Ceritanya? Nggak jauh berbeda. Banyak bertabur kata-kata nan puitis. Di awal-awal kisah, jujur aja, saya kurnag bisa menikmati karena banyak kosakata yang nggak saya pahami. Mau buka kamus, males. Bikin mengurangi nikmat baca bukunya, hehe.

Barulah mulai dari pertengahan cerita, rasanya susah mau melepaskan novel ini. Saat Anton dan Fahira terjebak didalam gua dan terancam nyawanya, tak hanya karena tipis kemungkinan untuk bisa lolos, tapi juga oleh serangan sang penghimpun akik.

Juga ada kisah tentang Rinanti yang bersuamikan Gunadi, seorang pemilik bisnis batu akik sekaligus “orang sakti”. Konflik mereka bermula saat Gunadi menghilang setelah merasa mulai kehilangan kesaktiannya, dan akik miliknya yang paling berharga dirampok.

Lantas, apa hubungannya kisah Rinanti dengan para mahasiswa yang meneliti gua? Apakah Anton dan Fahira bisa selamat? Dan, siapakah sang penghimpun senja?

Silakan baca aja ya novel yang seru plus puitis ini. Nggak hanya kisahnya yang seru, tapi juga banyak pengetahuan dibagikan tentang gua dan batu akik. Mungkin, novel ini ditulis saat akik dan kawan-kawannya sedang jaya-jayanya.

Judul : Akik dan Penghimpun Senja
Penulis : Afifah Afra
Tebal : 322 hal
Tahun : 2015
Penerbit : Indiva Media Kreasi

Saatnya giveaway!
Simak ketentuan dan pertanyaannya ya :
1.    Pastikan kamu udah memenuhi syarat-syarat mengikuti Campaign Giveaway #AkuCintaBuku2 #KekuatanKata ya (klik sini untuk infonya)
2.    Tuliskan pada kolom komentar di bawah postingan ini : 1 (satu) kalimat puitis yang didalamnya terdapat kata “Senja”.
Contoh  :
Kenangan itu telah pergi. Namun senja tetap setia menemani. Mengunjunginya kala surya pamit pada awan dan terang hari.

3.    Sertakan juga nama akun sosial mediamu di kolom komentar
4.    Bagikan link postingan ini di akun socmedmu dengan tagar #Book2 #AkuCintaBuku2 #KekuatanKata, mention akun saya dan Penerbit Indiva :
Fanpage FB :
Indiva Media Kreasi
Riawani Elyta
Twitter :
@penerbitindiva
@RiawaniElyta
Instagram :
@penerbitindiva
@riawani_elyta
(pilih dan mention di salah satu akun saja sesuai yang kamu punya, tapi kalo mau share di  semua akun juga boleh :D)
5.    Jawaban ditunggu sampai 08 Februari 2018 pukul 23.59 wib
6.    Akan dipilih 1 (satu) orang pemenang yang akan mendapatkan novel Akik dan Penghimpun Senja. Buku dikirim ke alamat di Indonesia.

Ditunggu partisipasimu yaa.

Salam,
Riawani Elyta

9 comments:

  1. Twitter : @ratnaShinju2chi

    "Tiada yang lebih setia selain senja, tatkala rindu memeluk raga, sedih mengguncang jiwa atau ketika hati tengah semringah, dia tetap ada menemani dan tak pernah lari."

    ReplyDelete
  2. Twitter: @Reezumi

    ~ Setiap tahun, bulan dan tanggal yang sama, di dalam remang cahaya senja, aku menanti sebuah janji akan kehadiranmu di sini ~

    ReplyDelete
  3. " Hidup tak akan berarti jika tak ada perbaikan dalam diri. Karena maut tak menanti usia senja menghampiri kita. "
    Fb Annisa Amalia Rosyida

    ReplyDelete
  4. "Bila rindu yang telah lama kita himpun ini sebuah penyakit, boleh jadi perjumpaan di ujung senja bisa mengobati kita berdua"

    ReplyDelete
    Replies
    1. fb: Asep Nanang
      twitter: @asepnanang59

      Delete
  5. Kamu adalah pagiku, kamu juga senjaku.
    Saat mentari merebah di ufuk barat kita bersua dalam setiap doa di antara adzan dan iqomah.
    Jika hidup ini melambat dan berada di titik nol, yang kuharap ada kamu di sisiku.
    Sampai nanti senja usia, sampai kita ditanam di tanah, sampai kita dipertemukan kembali.
    Kamu, pagi dan senjaku.
    Yang lebih sering kumaknai sebagai cinta.

    Fb : El Eyra
    Ig : @el_eyra

    ReplyDelete
  6. Mau la bukunya ni. Suka banget baca cerpen atau novel kayak Gini nih

    ReplyDelete
  7. Kau tahu mengapa Senja ada? Sebab hendak sampaikan pesan bahwa tak selalu fajar yang gemilang keemasan cerahnya. Bahwa senja pun indah dengan caranya sendiri. Bahwa kau akan tetap cantik meski kelak keriput menghias di sana-sini.


    Fb: Dinu Chan
    Ig: @dinu_chan

    ReplyDelete
  8. Lembayung senja memerah sore ini. Terlihat indah dan aku tak ingin memejamkan mata. Tak juga ingin berpaling darinya. Mengingatkanku akan senyum dan lambaian tanganmu yang seakan tertelan olehnya. Rindu ini berkali-kali lebih menggebu kala senja secerah ini. Seakan selaksa wajahmu terpampang dalam jingganya.

    Fb : Sukma Meganingrum 2
    Twitter : @sukmanyamega
    IG : @sukmanyamega

    ReplyDelete