Riawani Elyta: Sahid Bintan Beach Resort, hotel dengan harga miring di jantung lokasi pariwisata Bintan

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Saturday, 11 March 2017

Sahid Bintan Beach Resort, hotel dengan harga miring di jantung lokasi pariwisata Bintan


Aroma tanah basah setelah diterpa hujan deras, mengiringi perjalanan kami sore itu menuju Sahid Bintan Beach Resort. Kami sempat menyinggahi Kedai Kopi Pantai yang terletak di Teluk Keriting untuk ‘ngopi sore’ dulu sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi.

Langit telah gelap sempurna saat mobil rental yang membawa kami berenam – saya, duo Eka, Sarah, Roy dan Hendri – tiba di hotel yang menjadi bagian dari grup Sahid ini. Penerangan yang minim, membuat keberadaan bangunan hotel ini terlihat samar dari jalan raya. Padahal, ibarat penyambut tamu dengan senyum manisnya saat menyapa pengunjung, maka faktor cahaya atau penerangan khususnya di malam hari juga menjadi ”welcoming smile” sebuah hotel saat memberi kesan pertamanya. Ketika cahayanya minim, maka samalah halnya dengan senyum yang kurang hangat dari sang penerima tamu.

Lobi Hotel
Di lobi hotel, kami disambut oleh Pak Endang, staf akunting hotel yang sedang in-charge menggantikan manajer. Dari pria bertubuh mungil ini, sekilas informasi tentang hotel kami peroleh. Tentang total jumlah kamar yang mencapai 80 kamar (termasuk yang sedang dibangun), tipe-tipe kamar yang tersedia  meliputi standard room, deluxe hingga sea view, rate yang cukup terjangkau (mulai dari Rp.450 ribu – Rp. 850 ribu), hingga fasilitas yang tersedia seperti kolam renang, sepeda dan kano.

Hotel juga menyediakan paket bagi pengunjung yang ingin mengunjungi Pulau Beralas Pasir atau White Sand Island. (tulisan tentang ini : coming soon). Tetapi, harganya memang dua kali lebih mahal ketimbang pergi langsung kesana dari dermaganya.

Twin Bed Deluxe Room
Kamar hotel deluxe yang kami inapi, kapasitasnya cukup leluasa untuk empat orang (saya dan Sarah menggunakan twin bed, sementara duo Eka tidur di extra bed). Hanya saja, saluran tevenya tergolong sedikit, hanya ada 14 channel. Tidak ada channel TV luar seperti Fox dan HBO.

Televisi
 
Sofa Mini [foto oleh : Sarah_Eyie]
Saat pagi datang, barulah keindahan view Sahid Bintan terpampang di depan mata. Kolam renang, halaman depan hotel dan restoran di lantai dua menjadi beberapa spot untuk foto-foto yang menarik. Tetapi, tentu aja kalo pinter mengambil angle didukung kamera dan properti yang bagus ya. Alhamdulillah, semua kualifikasi ini udah terpenuhi sama rekan-rekan blogger Kepri yang keren-keren ini. Mulai dari properti yang oke, keahlian memotret yang mumpuni, sampe nawaitu yang sungguh demi jepretan yang perfecto. 

Kolam Renang
 
Sarapan pagi di Restoran
Kehadiran koko Hendri dengan kamera Hpnya yang hasilnya cling banget plus orangnya yang juga selalu bikin ketawa sampe mulut capek, membuat suasana perjalanan kali ini pun terasa meriah.

Sahid Bintan Beach Resort ini sebenarnya punya desain eksterior yang cukup menarik. Sekilas mengingatkan pada bangunan-bangunan di Eropa. Kapasitas lahannya yang luas juga memungkinkan untuk penambahan permainan atau olahraga lain agar lebih menarik.

Desain yang unik dan halaman yang luas [foto oleh : Eka Handayani]

Lokasinya yang berdekatan pantai Trikora dan dermaga pulau Beralas Pasir juga tergolong cukup strategis. Tinggal lagi, bagaimana pemilik dan pengelola hotel dapat mengoptimalkan segenap peluang yang ada untuk lebih menarik kunjungan tamu. Dengan rate yang cukup terjangkau, lahan yang memadai dan lokasi strategis, hotel ini punya peluang besar kok untuk itu.


Buat kalian yang berkunjung ke Bintan dan ingin berlama-lama menikmati keindahan Pantai Trikora dan Pulau Beralas Pasir, Sahid Bintan Beach Resort boleh kalian coba. Terlepas dari kesan hotelnya yang kurang belaian, eh, kurang dikemas maksimal, rate-nya tergolong paling miring dibandingkan hotel dan resort lainnya di lokasi pariwisata Trikora ini.






21 comments:

  1. bukan duo sarah kak, duo eka 😗. salam kenal ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya...makasih koreksinya ya. Salam kenal

      Delete
  2. Hotel ini besar, kalo di liat dari jalan seperti kerajaan, tapi kurang terurus..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener...srperti kompleks hunian keluarga raja

      Delete
  3. View hotelnya asik juga ya..... foto Kak Eka di depan hotel itu serasa di Sumbar...

    ReplyDelete
  4. Indah banget ya Mbk, tempatnya kece.

    ReplyDelete
  5. Viewnya si Cakep dan luas nya berhektar hektar. cuma owner nya investasinya gak niat

    ReplyDelete
  6. duo Sarah,,, yang benar duo eka mbak..hehhe.. semoga bisa traveling bareng lagi ya kakak,,,

    ReplyDelete
  7. Dari luar, hotel ini tampak kusam. Ternyata di dalamnya kece juga!

    ReplyDelete
  8. Duo Eka .... wkwkkw
    Bagus juga nih ......

    ReplyDelete
  9. Kunjungan pertamaku ke blog mba Ria nih :) Halo mbaaa.. *dadah-dadah*

    Btw itu bangunan hotelnya unik ya mbaa..

    ReplyDelete
  10. Cakep....
    Dan lagi selalu tergiur kalo liat ada kolam renangnya.. #ekh

    ReplyDelete
  11. viewnya kece ya kak....
    kapan kapan kesini ah

    ReplyDelete
  12. pantai trikora ini pantainya sebetulnya lebih bagus dari lagoi , pasirnya lebih putih ya kak

    ReplyDelete
  13. dulu ini hotel pelayanan nya bagus banget, tapi terakhir kesana kok ya biasa aja.

    ReplyDelete
  14. Catet dulu kak. Yg penting lokasi dan harganya worth it.

    ReplyDelete
  15. Suka ama area kolam renangnya.

    ReplyDelete
  16. wah keren banget, ntar kapan2 kesana deh

    ReplyDelete
  17. Wah keren ya mbak hotelnya, bisa puas kalau seandainya main kano juga

    ReplyDelete