Riawani Elyta: Tiga Langkah Praktis Mengeksekusi Ide Menjadi Tulisan

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Saturday, 19 September 2015

Tiga Langkah Praktis Mengeksekusi Ide Menjadi Tulisan

gambar dari sini

Untuk mulai menulis, kita pasti memerlukan ide. Tanpa ide, apa yang mau ditulis? Sayangnya, ide tak selalu datang sendiri, lebih sering, kitalah yang harus terlebih dulu berusaha mencari dan menjemputnya. Samalah halnya dengan rejeki, kadang-kadang dia datang begitu saja dan menjadi surprise dari Allah, tetapi, rata-rata harus diusahakan terlebih dulu, diiringi dengan doa, dan datangnya pun tak melulu dari pintu yang sedang berusaha kita buka. Tetapi rejeki juga bisa datang dari pintu yang lain. Tergantung kehendak Yang Maha Pemberi Rejeki.

Kembali ke topik ide. Teman-teman mungkin pernah mengalami kebuntuan ide. Pingin nulis sesuatu, tapi belum ada ide untuk memulai. Saya sendiri juga sering ngalamin demikian. Nah, ide ini sebenarnya bisa kita peroleh dengan banyak cara, diantaranya :

  • Baca buku, koran, majalah
  •  Nonton film
  • Ngobrol
  • Dengerin curhat teman
  • Berselancar di media sosial
  •  Jalan-jalan
  • Dan lain-lain

Selanjutnya, kalau sudah menemukan ide, ada 3 (tiga) langkah yang bisa kita lakukan dalam rangka mengeksekusinya menjadi tulisan. Berikut langkah-langkahnya :
 
1.       Aktifkan panca indera, pikiran dan perasaan
Terhadap ide yang sudah ada di depan mata, mari kita kerahkan panca indera, pikiran dan perasaan untuk menemukan sesuatu yang unik. Misalnya : saat dengerin curhat teman yang mengaku baru patah hati, coba deh kita dengerin curhatnya sungguh-sungguh. Dengerin nggak hanya dengan telinga tetapi juga dirasakan oleh hati. Barangkali saja, dia sebenarnya tidak benar-benar patah hati, tetapi malah senang karena nggak terikat lagi dengan orang yang sudah membuatnya patah hati. Karena tak ingin orang lain tahu isi hatinya yang sebenarnya, jadilah dia berpura-pura patah hati. Tuh ‘kan, dengan mengaktifkan panca indera, pikiran dan perasaan, ternyata kita bisa menangkap sesuatu yang berusaha disembunyikan pemiliknya di permukaan, bukan?

2.       Catat dan renungkan
Agar ide tidak hilang, kita sebaiknya mencatat ide yang datang dengan sarana sesuai keinginan dan kebiasaan. Contohnya saja di dalam buku catatan, di file laptop, di ponsel, di papan tulis, di potongan-potongan kertas lalu digabungkan, dan sebagainya.

Lalu ambil waktu sejenak untuk merenungkan rencana pengolahan ide tersebut. Apakah dari ide awal tentang patah hati, kita akan mengangkat topik tentang cara move on dari patah hati, atau menganalisa mengapa cewek lebih gampang patah hati, atau bagaimana seseorang harus patah hati dulu baru bisa merangkai tulisan yang keren?:)

3.       Tentukan output dari ide
Saat telah menemukan dan mencatat ide, kita sebaiknya langsung merencanakan hasil akhir dari eksekusi ide tersebut, sehingga kita pun mudah untuk menentukan langkah selanjutnya. Saat kita ingin menulis cerpen misalnya, curhat tentang teman yang patah hati di atas sudah cukup untuk dijadikan ide dasar. Tinggal merencanakan siapa tokohnya, bagaimana alurnya dan twist ceritanya. Tetapi kalau kita ingin membuat sebuah novel, ide tentang patah hati saja tidak cukup. karena untuk menghasilkan novel yang tebalnya ratusan lembar, nggak mungkin 'kan kalau tiap lembarnya kita bercerita tentang patah hati melulu :). Jadi sang ide dasar harus dikembangkan lagi menjadi ide lanjutan dan ide khusus, Nah, apa lagi tuh? Ups, khusus yang ini nggak akan dibagi di sini, penjelasan lengkapnya baru bisa kalian temukan di modul  kelas novel saya dan Leyla Hana. *modus banget yak :) biarin :p*.

Nah, demikianlah sedikit sharing saya tentang langkah mengeksekusi ide. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

Tanjungpinang, 19 Sep 2015


Penulis 14 novel dan 3 (duet) nonfiksi. Mentor Kelas Novel Online Smart Writer. Kontributor Sayap Sakinah dan Admin grup Be A Writer Community.



10 comments:

  1. Terima kasih, Mbak. Insya Allah nanti diterapkan :))

    ReplyDelete
  2. Wah, sharingnya ringkas tapi komplit juga. Pas ini, saya sedang butuh banyak sharing kepenulisan, makasih mbak :)

    ReplyDelete
  3. aseg..mantab n8h..bs aku praktekin n8h, tengkiu ya mak

    ReplyDelete
  4. Langsung masukin tipsnya ke otak hihii

    ReplyDelete
  5. Oh gitu ya caranya. Sippp dipraktekkan :)

    ReplyDelete
  6. perbanyak pergi ke luar rumah,bisa dapat ide banyak

    ReplyDelete