Riawani Elyta: [REPOST] Sosial Media Bisa untuk Belajar Menulis Loh

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Thursday, 5 March 2015

[REPOST] Sosial Media Bisa untuk Belajar Menulis Loh

foto : Google

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” ― Pramoedya Ananta Toer

Menulis adalah sebuah aktivitas yang mengasyikkan, kaya manfaat, juga menghasilkan. Peningkatan teknologi informasi termasuk meningkatnya akses penggunaan terhadap media sosial disinyalir turut mendorong peningkatan minat banyak orang untuk menulis.

Adapun dampak dari perkembangan teknologi informasi termasuk eksistensi media sosial terhadap budaya menulis, antara lain sebagai berikut :

-  Pergeseran pola komunikasi dari yang sebelumnya lebih dikuasai oleh komunikasi verbal, mulai bergeser pada komunikasi non verbal atau melalui tulisan. Adanya media sosial seperti facebook dan twitter serta berbagai sarana komunikasi tertulis melalui gadget seperti BBM, WA, Line dan sebagainya membuat lebih banyak orang melakukan komunikasi secara tertulis

-  Media sosial memberi peluang publikasi yang sangat luas pada karya-karya para penulis, baik penulis pemula maupun yang telah lama bergelut di dalam dunia penulisan,

- Mempermudah komunikasi antara pihak-pihak terkait dalam dunia penulisan, seperti penerbit, editor, penulis, media dan pembaca

- Menumbuhsuburkan komunitas-komunitas menulis online yang dapat membangkitkan minat kepenulisan secara massal

Mengingat banyaknya manfaat dari aktivitas menulis, Sobat Nida tentunya dapat memanfaatkan dampak positif diatas untuk memicu semangat menulis dan meningkatkan kemampuan menulis melalui penggunaan media sosial secara optimal.

Berikut beberapa tips pemanfaatan media sosial yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kemampuan menulis :

a.  Gunakan fasilitas pembaharuan (update) status di facebook atau linimasa di twitter untuk belajar menulis opini, pemikiran dan pencerahan dengan bahasa yang rapi dan terstruktur. Ini jauh lebih bermanfaat ketimbang memperbaharui status dengan keluhan, uneg-uneg, bergosip atau bahkan menyudutkan pihak tertentu.

b. Bergabung bersama komunitas-komunitas menulis online. Aktivitas sosial secara online ini dapat kita manfaatkan untuk menyerap ilmu menulis secara gratis, menambah wawasan sekaligus memicu motivasi menulis

c. Menjalin komunikasi dengan orang-orang yang bergerak di dunia kepenulisan. Ini akan membuka peluang terhadap penyerapan lebih banyak informasi dan perkembangan seputar dunia menulis

d. Mengikuti lomba-lomba menulis yang dipublikasi di media sosial. Kompetisi dapat mendorong Sobat Nida dalam mengasah mental yang kokoh serta kemampuan menulis yang lebih baik. Dan apabila berhasil memenangkan lomba, tidak hanya akan mendapatkan penghargaan secara materil tetapi juga dapat meningkatkan motivasi dan membuka peluang untuk menerbitkan karya

Dengan mempraktekkan tips-tips di atas, kita akan memperoleh multi manfaat dari penggunaan media sosial, salah satunya adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis. Dan pada gilirannya, kemampuan menulis yang semakin meningkat dapat dijadikan potensi aktivitas untuk meraih penghasilan yang dapat membantu kesejahteraan diri sendiri dan keluarga. Enak kan?


Artikel ini dimuat di Annida online edisi 3 Maret 2015

No comments:

Post a Comment