Riawani Elyta: Resensi Buku Moslem Millionaire : Rahasia Dibalik Kesuksesan

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Monday, 22 September 2014

Resensi Buku Moslem Millionaire : Rahasia Dibalik Kesuksesan

 17251316
Saya membeli buku ini setahun silam, namun ketika itu, saya baru membaca bab awal dan belum merasa tertarik. Mungkin, sesuai anjuran penulisnya, bahwa membaca buku ini seyogyanya harus diiringi kerendahan hati, dan jujur saja, saat pertama membeli dan membacanya, dorongan terbesar saya adalah semata menuruti rasa penasaran dan ngikutin trend. Ya. Buku yang begitu populer ini, masa’ sih saya belum baca? Walhasil, karena (mungkin) niatnya kurang mantap, baru sekilas baca belum terasa berkesan.

Akhirnya, pagi ini saya memutuskan untuk membacanya dengan serius. Dan Alhamdulillah, langsung khatam! :D Mungkin karena kali ini saya udah meluruskan niat untuk mendapatkan sesuatu dari buku ini. Jadi efek yang saya rasakan juga beda jauuuh.

Berhubung buku ini memang sedikit beda dari buku kebanyakan, dan dengan angka penjualan seri ini yang menembus angka ratusan ribu eksemplar (belum terhitung yang bajakan), jadi saya pun yakin kalau buku ini sudah dibaca banyak orang, maka untuk resensi kali ini, saya lebih tertarik untuk mengulas kelebihan-kelebihan yang dimiliki buku ini (dan juga penulisnya) ketimbang mengulas isinya.  

Baiklah, berikut ini beberapa poin yang (menurut saya) memberi kontribusi pada kesuksesan buku dari seri ini, yang semuanya saya awali dengan huruf S :

  1. Spesifik
Sebagai buku motivasi, seri otak kanan ini menampilkan sesuatu yang berbeda baik pada kemasan dan juga isi. Biasanya, sosok perempuan bercadar hanya tampil pada sampul novel-novel islami, tapi buku ini juga memajang design serupa, ditambah latar menara Eiffel dan judul “Moslem Millionaire” serta kemasan hard cover yang lux, buku ini sudah memberi kekhasan yang tak sekadar eye catching tetapi juga unik dan menjanjikan.

Dari segi kontennya pula, buku ini pun tak tampil sebagaimana layaknya kebanyakan buku-buku motivasi yang berjejalan teoritis disertai analisa penulisnya terhadap teori dan keterkaitannya dengan peristiwa. Ataupun buku motivasi yang semata-mata menyajikan kumpulan kisah-kisah inspirasi dan pelajaran yang bisa diperoleh darinya. Tetapi lebih didominasi oleh opini, pandangan dan keyakinan penulisnya yang tentu saja tetap didukung oleh fakta peristiwa dengan dilandasi dalil-dalil Al-Quran. Selain itu, orisinalitas dan kekhasan gaya tutur penulisnya juga menambah nilai plus tersendiri dari penyajian buku ini.


  2.      Sangat percaya diri

Ya. Konten buku ini dituturkan dengan penuh percaya diri dan penuh keyakinan. Bahasanya lugas dan straight to the point, tidak lagi sekedar membujuk atau menghimbau, tetapi langsung menohok dan mengetuk ke pusat kesadaran. Bahkan humornya pun tak sekadar cerdas, tetapi juga memberi efek hantaman yang cukup telak. Lihatlah apa yang dikatakan penulis tentang orang yang pelit bersedekah pada hal. 54 :
“Penting juga dicatat, orang yang bersedekah alakadarnya namun berharap rezekinya berlimpah-limpah, hidupnya serba indah, masuk surga dengan mudah, menurut saya, inilah orang yang tidak tahu diri! Betul sekali, tidak tahu diri! Terus, orang yang bertekad sedekahnya seumur-umur segitu-segitu aja, menurut saya, orang ini pantas dibacain Ayat Kursi. Lho kenapa? Jangan-jangan sudah kesurupan tuh orang, hehe."

  
3.      Simple


Yup. Nilai inspirasi dari buku ini disampaikan dengan cara yang simple, nggak neko-neko, mudah dipahami, beberapa bahasan juga sangat menyentuh. Ada begitu banyak buku motivasi yang muatannya hanya mampu diserap dan diingat pembaca dalam kapasitas hanya sekian persen saja, tetapi buku ini justru memberi hal sebaliknya. Saat menutup buku ini, saya yakin pembaca akan dapat langsung menggoreskan konklusi penting yang ia peroleh : bahwa dalam meraih kekayaan hidup yang tak terbatas, manusia harus melakukannya karena cinta, dan cinta yang utama adalah cinta yang tertuju kepada Allah, cinta itu juga harus dibarengi dengan semangat dan antusiasme pantang menyerah, ikhlas bersedekah, berbakti pada orang tua, mencintai Rasulullah, menyayangi keluarga, dan jangan lupa....baca semua buku seri otak kanan atau ikuti seminarnya. Kalimat terakhir bukan saya yang ngomong lho, tapi emang tercantum berulang kali dalam buku ini. Itu sebabnya pada poin sebelumnya, saya katakan kalau penuturan buku ini sangat percaya diri, dan percaya dirinya (untungnya) dalam konteks yang sangat positif :D


4.      Spiritual approach (pendekatan spiritual)

Inilah poin paling penting menurut saya, yang membuat  seri buku ini berikut seminar-seminarnya berhasil meraih animo dan antusiasme yang sangat luar biasa. Pendekatan spiritual, yang menggiring pembacanya agar lebih mendekat pada Sang Pencipta, menjadikanNya sebagai landasan cinta dan tujuan hidup. Meraih kekayaan dilandasi cinta kepada Allah, dan menjemput rezeki pun dengan cara-cara yang diridhoi Allah. Andai pun buku ini telah merangkum semua poin kelebihan yang telah saya sebutkan diatas, tanpa poin yang satu ini, kira-kira, mungkinkah keberkahanNya akan tercurah deras pada kesuksesan buku ini?

Judul       : Moslem Millionaire
Penulis    : Ippho santosa & Tim Khalifah
Penerbit   : Elex Media
Tahun      : 2013
Hal          : 101 hal

No comments:

Post a Comment