Riawani Elyta: RESENSI BUKU : KETIKA MERASA ALLAH TIDAK ADIL : Solusi saat Hati tak mampu merasakan keadilanNya

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Wednesday, 5 March 2014

RESENSI BUKU : KETIKA MERASA ALLAH TIDAK ADIL : Solusi saat Hati tak mampu merasakan keadilanNya







Resensi                       :
Terkadang, saat diri dirundung masalah, saat menyadari kelemahan diri, saat melihat kelebihan dan keberuntungan orang lain, manusia mulai merasakan ketidakrelaan akan takdir yang telah ditetapkan olehNya. Ujung-ujungnya, manusia akan mempertanyakan keadilan Allah.

Padahal, bagaimana mungkin Allah tidak adil?


Buku ini akan membagi pengalaman, tips dan solusi saat hati dilanda gundah oleh rasa “ketidakadilan”, yang sesungguhnya muncul karena minimnya rasa syukur, hati yang berpenyakit, terlalu berorientasi pada materi dan tidak siap menerima ujian hidup.

Diantara indikasi hati yang mulai meragukan keadilanNya, adalah ditandai dengan ketidakmampuan menerima ketetapan Allah, menyalahkan pihak lain atas kegagalan yang diperoleh, selalu curiga dengan keberhasilan orang lain, terlalu percaya diri, tidak segera mencari solusi dari permasalahan, dan tidak mampu menemukan hikmah dibalik musibah.

Kondisi ini bisa menyebabkan manusia mengalami keterpurukan. Larut dalam kesedihan. Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah yang bisa ditempuh, dan ini terkait dengan respon positif dari diri kita, yaitu dengan memiliki: perasaan positif (bersyukur), pikiran positif (bertafakur), sikap positif (tetap tenang), dan aura positif (tersenyum).

Cara lain yang bisa kita tempuh adalah dengan merenungi nikmat apa saja yang diberikan Allah kepada kita, perjalanan hidup kita termasuk ujian yang harus kita jalani. Dari perenungan tersebut, kita akan menyadari bahwa nikmat yang diberikan Allah jauh lebih banyak dari kesulitan yang kita hadapi, bahwa dalam perjalanan hidup, setiap kesulitan yang kita hadapi pasti akan diikuti dengan kemudahan, dan semua ujian yang harus kita tempuh, sesungguhnya adalah sarana seleksi kualitas iman, menjadi pengingat dan penunjuk arah saat salah melangkah, serta satu hal yang harus kita yakini, bahwa setiap manusia tidak akan menerima cobaan di luar batas kemampuannya.

Jika hati masih juga sulit melihat keadilan Allah, maka yang perlu dilakukan adalah dengan mengembalikan kejernihan hati. Caranya antara lain dengan mengawal mata dan telinga, bersihkan hati, mempertebal syukur, berpikir positif, bersahabat dengan mereka yang kurang beruntung, kunjungi mereka yang tertimpa musibah, optimis dan tetap berorientasi akhirat.

Dengan semua tips dan trik terbaik yang dibagikan buku ini, tak salah rasanya jika menyebut buku ini laksana mutiara yang terpendam. Kalimat demi kalimatnya terangkai apik dan mengandung nilai inspiratif, hingga nyaris tak ada lembar yang terlalui dengan tulisan yang sia-sia. Buku ini sangat layak dijadikan koleksi berharga, referensi bagi siapa pun yang ingin memotivasi diri sendiri dan orang lain, dan rasakanlah betapa besar manfaatnya saat kita telah mengaplikasikannya dalam kehidupan.

Saya kutip doa indah yang menjadi pamungkas buku ini :

Ya Allah, aku ikhlas Engkau menunda doaku
karena aku yakin Engkau lebih tahu kapan saat yang tepat.
Ya Allah, aku rela Engkau mengganti terkabulnya doaku
dengan ampunan dan rahmatMu di akhirat kelak.
Satu hal yang kuingin Engkau tidak menundanya dariku, Ya Rabb.
Jadikanlah aku hambaMu yang senantiasa ikhlas menerima apapun
yang menjadi ketetapanMu atas diriku. Amin.


Judul                          :            Ketika Merasa Allah Tidak Adil
Penulis                        :            Aura Husna
Penerbit                      :            Gramedia Pustaka Utama
Tebal                          :            183 hal
Genre                         :            Non Fiksi
Terbit                          :            2012
ISBN                          :            9789792284348


1 comment: