Riawani Elyta: RESENSI NOVEL TRUTH OR DARE

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Monday, 27 January 2014

RESENSI NOVEL TRUTH OR DARE

  
Resensi                       :
Truth or Dare bercerita tentang persahabatan Catherine dan Alice, dua gadis dengan karakter berbeda yang tinggal di Belfast, sebuah kota di bagian Amerika Serikat. Alice memiliki karakter introvert, suka menyendiri, sulit bergaul, dan selalu jadi sasaran bully rekan-rekannya di sekolah karena kelemahan yang dimilikinya. Kelemahan terkait masa kecilnya yang seorang pengidap disleksia. Sebaliknya dengan Catherine, dia adalah seorang gadis populer, selalu punya nilai akademis bagus, pemberani dan supel dalam bergaul. Namun, perbedaan karakter keduanya tidak menjadi alasan bagi mereka untuk tidak bersahabat akrab.


Kehadiran Julian, seorang cowok dari Indonesia yang menjadi transfer student di sekolah mereka, memberi warna baru dalam persahabatan mereka saat Julian juga “masuk” ke dalam lingkaran tersebut. Warna yang semula cerah dan indah, perlahan mulai bergejolak saat keduanya, Alice dan Catherine mengetahui kalau mereka memiliki perasaan yang sama terhadap Julian.

Bagaimanakah kisah persahabatan mereka bertiga selanjutnya?

Truth or Dare adalah bagian dari proyek novelet duet Gagas Media, yaitu buku yang memuat dua novelet dari dua penulis, dan antara kedua novelet tersebut bisa memiliki benang merah atau tidak. Untuk duet kali ini, kedua penulis mengisahkan cerita yang sama dengan dua sudut pandang, Winna dengan sudut pandang Alice, dan Yoana dengan sudut pandang Catherine.

Bagian pertama diawali dengan kisah Alice, dan disini, seperti biasa, Winna tampil dengan penuturannya yang manis, lancar dan memikat, serta memiliki nuansa tak ubahnya novel terjemahan. Ornamen-ornamen cantik yang disebarkan Winna pada sepanjang cerita mampu membuat latar tempat melebur dengan sangat baik, hingga saya seakan-akan benar-benar menyaksikan kisah perjalanan Alice, Catherine dan Julian di Belfast.

Pada bagian kedua, yaitu dari pov Catherine yang diceritakan Yoana, kisah ini sedikit mengalami perubahan ritme. Penuturan Yoana terasa sedikit lambat, meskipun dari segi harmonisasi latar tempat dan alur cerita, Yoana juga mampu melakukannya dengan baik. Hanya mungkin, adanya perubahan gambaran karakter Catherine dari yang telah dituturkan oleh Winna, fokus cerita yang sempat teralih pada kisah Catherine bersama saudara-saudara tirinya, dan adanya repetisi pada beberapa bagian, membuat proses reading saya untuk bagian ini menjadi sedikit tersendat-sendat. Saya juga masih dibuat bertanya-tanya akan sikap Julian yang sesungguhnya terhadap Alice dan Catherine, serta penyebab kematian salah satu tokoh utamanya yang tidak terlalu gamblang diceritakan. Meski demikian, Yoana berhasil menutup kisah manis ini dengan ending twist yang tak terduga, membuat saya sejenak tercekat, dan tahu-tahu saja, ada gerimis turun perlahan, membasahi sudut hati saya.

Dengan menggabungkan kekuatan pada unsur-unsur karakter tokohnya, penuturan yang indah, penggambaran latar tempat yang baik serta alur yang rapi, Truth or Dare membuktikan bahwa ide sederhana pun bisa menjelma sebuah kisah romantis yang manis dan menarik untuk dinikmati hingga akhir.


Judul            :            Truth or Dare
Penulis         :            Winna Efendi dan Yoana Dianika
Penerbit       :            Gagas Media
Tebal           :            304 hal
Genre          :            Fiksi
Terbit          :            2012
ISBN           :            9797805662

2 comments:

  1. kalu denger truth or dare aku kebayangnya cerita suspense deh wkwkwk...ternyata romance abiss yak

    ReplyDelete