Tips Menyiapkan Dana Qurban Saat Masa Sulit



Di bulan Zulhijah ini kita merayakan sebuah hari besar dalam agama Islam. Yakni Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban. Dalam hari besar ini ada beberapa ibadah yang kita lakukan dimana ganjaran pahalanya sangat luar biasa. Diantaranya ibadah haji, berpuasa Tarwiyah, Puasa Arafah, memperbanyak amal sholeh, membaca istigfar, berzikir dan bershalawat. Dan tentunya berqurban. Baik itu qurban kambing ataupun sapi.


Namun tahun ini tentunya sangat berbeda. Kita masih terus berjuang menghadapi pandemi corona yang membuat salah satu sektor yang sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita yakni ekonomi mengalami resesi yang besar. Penurunan hingga kehilangan penghasilan terjadi pada banyak orang. Dalam situasi serba sulit ini, menyisihkan uang untuk berqurban bukanlah sebuah perkara mudah. Tetapi bukannya tidak mungkin. Jika tahun ini kita belum bisa berqurban, berharap dan berikhtiar untuk bisa berqurban di tahun-tahun selanjutnya tentu boleh dilakukan.

Berikut beberapa tips agar bisa berqurban tahun depan walaupun masih berada di masa sulit :
  1. Mengetahui keutamaan berqurban 
              Pengertian qurban dalam ilmu fikih disebut juga dengan Udhhiyah.
             Di dalam Kitab Al-Jaami' Liu Ahkaamil Quran Imam al-Qurtubi mendefinisikan Udhhiyah     secara bahasa dengan 'Kambing yang disembelih pada waktu dhahwah (waktu dhuha).' Sedangkan Udhhiyyah menurut istilah syara' sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnu Abdiin dalam Kitab Hasyiah Ibnu Abdiin adalah: 'Hewan yang disembelih dengan tujuan bertaqarrub kepada Allah SWT di hari Nahr dengan syarat-syarat tertentu.'

Dalam buku 'Fiqh Ibadah' oleh Zaenal Abidin, perintah menyembelih hewan qurban ini disebutkan Allah SWT dalam Al Qur'an surat Al-Kautsar ayat 1-3.
Ada begitu banyak keutamaan berqurban ini diantaranya adalah :
·         Menjalankan perintah Allah
·         Mengikuti teladan dari Nabi Ibrahim
·         Sebagai bukti ketaqwaan kepada Allah
·         Menjadi saksi di akhirat kelak
·         Meningkatkan empati dan solidaritas
·         Belajar ikhlas
·         Amalan paling utama pada hari Raya Idul Adha
·         Bukti kesyukuran kepada Allah
·         Mendapatkan pahala berlipat ganda
·         Kebaikan dari setiap helai bulu hewan yang diqurbankan

Selain itu kita juga bisa mendengarkan ceramah yang bertema qurban. Di masa saat ini, tentunya cukup mudah mengakses ceramah di channel You Tube, Ig ataupun membaca buku secara langsung. Sering-seringlah melakukan hal ini agar kita selalu bersemangat untuk berqurban.
Dan secara perlahan mengetahui keutamaan dan manfaat berqurban akan tertanam dalam hati. Serta menggerakkan tubuh untuk berusaha melakukannya.

2.      Memotivasi diri sendiri dan perkuat keyakinan
Ada begitu banyak cara untuk memotivasi diri sendiri. Misalnya dengan memasang tulisan penyemangat yang mudah dilihat.  Mengetahui kisah orang-orang yang berqurban dalam kondisi sulit. Hingga sugesti positif bahwa kita mampu menjadi salah satu yang ikut berqurban walaupun berada dalam kondisi ekonomi yang sulit.

Saya pernah membaca kisah yang viral beberapa waktu yang lalu tentang seorang anak asal Bogor bernama Abu Bakar atau biasa dipanggil Iki. Remaja ini bersama enam temannya pada tahun lalu berhasil menabung selama setahun. Uang tersebut lalu dibelikan seekor sapi seharga Rp 19.500.000.

Iki dan teman-temannya bukanlah anak orang kaya yang dengan mudah bisa menyisihkan uang jajan mereka. Tetapi berkat keyakinan, kesabaran dan kepedulian mereka, remaja-remaja ini berhasil melaksanakan niatnya. Selain menabung sebesar Rp 5.000 per harinya, dimana uang tersebut dikumpulkan oleh Iki, Iki sendiri juga bekerja lepas membantu kakaknya berjualan bensin eceran. Ditambah lagi dengan menyisihkan honor yang mereka peroleh dari bekerja sebagai anggota marawis.


Ada pula kisah ibu yang rumahnya sangat sederhana tetapi mampu membeli hewan qurban. Dan masih banyak kisah-kisah inspiratif lainnya.  

Penanaman sugesti positif secara terus-menerus akan memperkuat keyakinan bahwa Allah akan membantu kita mewujudkan niat tersebut. Sama halnya dengan poin di atas, keseluruhan motivasi melalui sugesti positif dan mengetahui keutamaan berqurban akan mendorong kita untuk selalu semangat untuk bisa berqurban di tahun selanjutnya.

3.      Berdoa dan memasang niat
Semua perbuatan tentu diawali dengan niat. Pasanglah niat dan pastikan kita selalu berdoa agar niat baik ini bisa terlaksana. Tak ada daya upaya melainkan karena pertolongan-Nya. Dan tak ada yang tak mungkin jika Allah telah berkehendak. Selalu perkokoh niat dalam hati dan ketuk pintu langit dengan doa yang konsisten. Maka jalan menuju tercapainya niat tersebut akan lebih mudah terwujud.

4.      Menyisihkan penghasilan
Setelah beberapa poin di atas kita lakukan. Langkah selanjutnya tentu mengetahui berapa uang yang kita butuhkan untuk membeli seekor hewan qurban. Saat ini hewan qurban berupa seekor kambing yang memenuhi persayaratan bisa diqurbankan dijual mulai harga sekitar Rp 1.600.000. Katakanlah terjadi kenaikan sekitar Rp 200.000, maka kita membutuhkan uang senilai Rp 1.800.000 di tahun depan.


Itu berarti senilai Rp 150.000 per bulannya jika menabung selama 12 bulan.  Kita bisa menghitung berapa besar uang yang bisa kita sisihkan setiap bulannya. Katakanlah Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Tentunya uang tersebut masih kurang dari target yang ingin kita capai. Maka langkah selanjutnya adalah seperti poin di bawah ini.

5.      Mencari penghasilan tambahan
Seperti kisah Iki dan teman-temannya yang bekerja tambahan dan menyisihkannya untuk tabungan qurban mereka, kita pun bisa  melakukan hal yang sama. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menambah penghasilan di luar pekerjaan utama kita. Tentunya kita bisa menghitung berapa kekurangannya dan bagaimana kita mencukupkannya.

Tentunya ditambah berdoa agar kita bisa mendapatkan pekerjaan tambahan untuk mencukupkan tabungan qurban kita. Siapkan sebuah tabungan khusus dan jangan pernah tergoda untuk menggunakannya. Berdoalah selalu agar Allah mewujudkan niat kita tanpa ada gangguan terhadap tabungan yang telah kita niatkan tersebut. 

Sebagian orang mungkin sulit untuk menyimpan sendiri. Dalam hal ini kita bisa meminta tolong kepada anggota keluarga yang amanah untuk menyimpan tabungan kita tersebut. Ataupun mengikuti tabungan qurban yang banyak digagas berbagai lembaga infaq dan sedekah.

6.      Memiliki sasaran untuk berqurban
Setelah kita memasang niat untuk berqurban, kita bisa menentukan akan berqurban dimana. Katakanlah di mesjid dekat rumah. Maka tiap kali melewati mesjid tersebut, ingatlah selalu bahwa kita akan berqurban pada bulan Zulhijah tahun depan.
Saat ini kita juga bisa berqurban untuk saudara-saudara kita yang berada di daerah lain atau negara lain. Saudara-saudara yang terkena musibah dan bencana, kelaparan, peperangan dan kondisi sulit lainnya. Kita cukup mencari informasi tentang lembaga penyalur qurban untuk wilayah lain.


7.      Perkuat sistem pendukung
Perjalanan selama setahun tentu merupakan jalan yang panjang. Bisa jadi kita merasa lelah saat menjalankannya. Untuk itu, kita bisa meminta dukungan dari sistem pendukung yang kita miliki. Orang-orang yang kita percayai untuk memperkuat dan mengingatkan niat kita. Mintalah tolong agar mereka mau membantu menguatkan tekad kita.

Tidak perlu menunggu berkelebihan untuk berbagi. Tidak perlu ragu bahwa Allah akan mencukupkan rejeki walaupun  kita harus menyisihkan penghasilan kita untuk tabungan qurban. Bahkan dalam kondisi sulit seperti saat ini. Yakinlah semua ada jalannya. 

Selamat Hari Raya Idul Adha
10 Zulhijah 1441 H

Sumber :
dalamislam.com
news.detik.com
minanews.net
islamkafah.com
islam.nu.or.id
bincangsyariah.com
dutaislam.com







20 comments

  1. Di tempat saya qurbannya tambah banyak, padahal sdg pandemi.

    Barangkali di saat kematian spt di depan mata ini orang ingin lebih dekat kpd Tuhan.

    Malahan di madiun ada kisah nenek penghuni rumah orang telantar yg berqurban dr hasil tabungan emas batangannya. Masya Alloh.

    ReplyDelete
  2. makasih tipsnya Mba, jadi penyemangat banget nih, jujur saya udah beberapa tahun nggak berqurban lagi, mau kuatkan niat buat qurban lagi, semoga diizinkan tahun depan bisa berqurban.

    Kalau kakak saya malah ikut kayak arisan gitu di kantornya, jadi udah kayak nabung sih di kantor, pas tiba waktunya, semua bisa berqurban dengan uang tersebut :D

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillaah...
    Banyak cara untuk berqurban meski dimasa yang lagi sulit sebenernya.
    Mengetuk pintu hati untuk berqurban dengan menyisihkan penghasilan.
    Kalo aku di potong gaji langsung, inget banget duluu diajarin si bos untuk selalu menyisihkan buat tabungan qurban bareng karyawan lainnya. Jadinya udah auto setiap tahunnya.
    Alhamdulillah legaaa...
    Semoga berkah buat semuanya.
    Benar adanya ketika hendak berbagi ga harus menunggu berkelebihan.

    ReplyDelete
  4. Saya pikir kurban tahun ini akan sepi. Alhamdulillah, di tempat saya tetap banyak.

    Memang bagus juga ya kalau niat kurban sejak jauh hari. Menabung sedikit-sedikit dan membulatkan niat.

    ReplyDelete
  5. menabung untuk kurban rasanya memang harus direncanakan sedini mungkin yaaa, dan harus konsisten juga per bulannyaaa, mau cobain juga aah biar tahun depan bisa beliin mama hewan kurban hehehe

    ReplyDelete
  6. Terima kasih tips nya mba.. Berdasar pengalaman pribadi, menabung utk kurban ckp efektif bagi saya. Mskpn tidak selalu mencukupi namun mencari kekurangan dana pada saat sdh dekat waktu kurban relatif lebih ringan daripada mengumpulkan dana utk kurban secara keseluruhan pada satu waktu itu. Jadi,menyisihkan penghasilan khusus utk kurban secara rutin dan berkala adalah salah satu rekomendasi yg tepat..

    ReplyDelete
  7. Trims tipsnya mba. Moga saya bisa juga qurban taun depan. Saya niatkan untuk dapat pahala pastinya, dan juga mudah2an jodoh hehe.

    ReplyDelete
  8. MasyaAllah makasiii tipsnya Mbaaa
    Semogaaa mulai hari ini, kita bisa persiapkan dana untuk Qurban thn depan.
    BISMILLAH!

    ReplyDelete
  9. Beberapa tahun lalu, saya juga bersama ibu-ibu di perumahan mengadakan tabungan setiap bulan untuk berqurban. Memang biaya untuk qurban jadi terasa lebih ringan kalau disiapkan selama setahun sebelumnya ya...

    ReplyDelete
  10. Makasih udah ngingetin, mbaaakkk. Iya, kalau dipikir-pikir dan dihitung hitung, berkurban insyaAllah bisa dilakukan dengan cara mencicil atau menabung perlahan lahan, jika tdk memungkinkan setahun, mungkin 2 tahun terkumpul. Yg penting niat dan usaha udah sejalan ya, mbak.

    ReplyDelete
  11. Masya Allah .. Mengetahui kisah orang-orang yang berqurban dalam kondisi sulit ini bisa memotivasi diri supaya tidak excuse ya.

    ReplyDelete
  12. Kalau ada niat untuk berkurban lalu direalisasikan dengan berbagai cara ya termasuk ada tabungan khusus kurban Insya Allah terlaksana. Di beberapa tempat diadakan tabungan kurban juga tuh mbak aku pernah ditawari

    ReplyDelete
  13. Kemarin juga viral ibu yg nabung 15 tahun baru bisa kurban.
    kalau ibuku biasanya sama tetangga suka arisan kurban spi jd saat iduladha sudah terkumpul mbak. Mungkin aku jg pengen bikin kek gtu kyknya ma tetangga komplek sini. Bener ya kudu bener disiapin ya kurban ini krn perlu diutamakan sekali dengan menabung.

    ReplyDelete
  14. MashaAllah~
    Asalkan niat yang kuat untuk menabung sedari sekarang, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.
    MashaAllah~

    ReplyDelete
  15. Saya selalu terinspirasi dengan ibu pemulung yang menabung hingga 3 tahun demi untuk berkurban. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk bilang nggak cukup uang, kurang uang, atau tidak ada uang buat saya yang bekerja dan mendapatkan penghasilan setiap bulan di atas UMK untuk tidak berkurban. Tapi tetap saja suka lupa, tahu-tahu udah mau idul adha eh malah tidak menabung dan menyicil dari awal.

    ReplyDelete
  16. Bagus mba tipsnya. Tapi memang susah ya kalau diterapkan ke yg ekonominya masih di bawah tp mau berqurban.

    Kalau tetanggaku akhirnya patungan mbak. Karena saking pengennya ikut qurban tp penghasilan gak mencukupi dan mentok dengan kerjaan sampingan krn ga ada modal namun hutang sudah banyak.

    Aku sih menghargai banget, semoga mereka bisa berqurban terus

    ReplyDelete
  17. Benar juga ya mba, Insya Allah dicukupkan rejeki kita untuk berkurban asalkan ada niat dan ikhtiar. Malu juga ya dengan mereka yang mati-matian menyisihkan uang untuk berkurban padahal mereka bukan dari kalangan yang mampu.

    ReplyDelete
  18. buatku yang penting niaaa tmba. Dari awal kalau sudah niat kita bisa sisihkan yaaa sejak awal. Semoga semua bisaaaa

    ReplyDelete
  19. PR banget buat aku juga ini bun, pengen bisa berkurban tahun depan. Ya Allah semoga kia semua dimudahkan. Iki menginspirasi kita semua ya bun, barokallah sudah membagikan cerita inspiratifnya.

    ReplyDelete
  20. Tahun ini aku gak bisa berkurban, mulai bulan ini kudu niat nabung, biar tahun depan bisa kurban 😊

    ReplyDelete