Riawani Elyta: Waktu Terbaik untuk Berdoa di Bulan Ramadan

New Romance Novel by Riawani Elyta

New Romance Novel by Riawani Elyta
Love Catcher
Monday, 3 June 2019

Waktu Terbaik untuk Berdoa di Bulan Ramadan

Berdoa dan berharap adalah bagian penting dari kehidupan kita. Doa adalah sebuah bentuk pengakuan bahwa kita hanyalah hamba yang bergantung sepenuhnya kepada Allah. Sebaliknya, enggan berdoa mengindikasikan bahwa seseorang merasa dirinya mampu dan tak membutuhkan Allah. Sehingga akan mengarah kepada kesombongan yang dibenci olehNya.


Allah berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 186 tentang perintah berdoa,
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Bulan Ramadhan adalah bulan ketika kita harus makin jor – joran berdoa. Doa dan harapan di bulan ini memberikan kesempatan yang jauh lebih besar untuk dikabulkan. Terutama jika dilakukan di waktu – waktu yang mustajab dan dengan cara yang benar. Ada beberapa kondisi dan syarat agar doa dan harapan kita dikabulkan  :

  •  Mengikhlaskan doa kepada Allah, menjauhi kemusyrikan dan istiqamah
  • Berdoa dengan sepenuh hati, menghadirkan hati untuk Allah bukan hanya di lisan
  • Berdoa dengan menyebutkan sifat Allah misalnya yaa Allah, yaa Rahmaan, yaa Rahiim dan sebagainya
  • Berdoa di waktu – waktu yang utama
  • Menjauhi hal – hal yang diharamkan Allah termasuk memakan barang haram, harta riba dan sebagainya.
Berkaitan tentang waktu mustajab berdoa di bulan Ramadhan, ada waktu – waktu utama dimana doa memiliki harapan untuk dikabulkan, yakni :

1.       Waktu sahur
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman, “Siapa saja yang ber’doa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan-Ku, maka akan Aku ampuni.”(HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no.758).
Doa juga akan lebih utama manakala dilakukan setelah melaksanakan shalat Tahajud.
   
2.       Ketika berpuasa

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “tiga orang  yang do’anya tidak tertolak : orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.”(HR. Ahmad 2:305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadist ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya).
   
3.     Ketika berbuka puasa
Menjelang berbuka puasa, ketika kondisi seorang hamba dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri merupakan saat yang tepat untuk berdoa. Berdoa dan memanjatkan harap dalam kondisi “zero” dan pasrah menyerahkan segala sesuatu merupakan salah satu sebab terkabulnya doa. Sehingga menjelang berbuka puasa, menjadi waktu yang utama untuk memanjatkan doa.


Dengan memahami betapa besar keutamaan doa dan harapan yang dilakukan di bulan Ramadhan, akan membuat kita terhindar dari menyia – nyiakan waktu yang mulia ini. Maka, panjatkanlah segala doa dan harapan terbaik tidak hanya untuk diri dan keluarga tetapi juga untuk semua muslim di seluruh dunia ini agar doa dan harapan kita mampu mengetuk pintu langit. Hindari pula sebab – sebab tertolaknya doa, karena Allah hanya menerima doa hamba-Nya yang sungguh – sungguh ber-Islam secara lurus dan kaffah.


Sumber :
muslim.or.id
rumaysho.com

No comments:

Post a Comment