Riawani Elyta: Resensi The Miracle of Air Mata : Everything About Tears

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Sunday, 16 November 2014

Resensi The Miracle of Air Mata : Everything About Tears



Tahukah anda bahwa air mata bukan sekadar simbol kesedihan dan luapan emosi jiwa? Tetapi juga memiliki banyak manfaat baik dari sisi kesehatan maupun psikologis?

Sesuai judulnya, buku ini mengupas tuntas tentang segala hal yang relevan dengan air mata. Pada bab 1, penulis menguraikan tentang mata dari sisi sains, meliputi bagian-bagian mata, cara kerja mata, ciri-ciri mata yang sehat, jenis gangguan pada mata dan tips menjaga agar mata tetap sehat. Penulis juga menyertakan cara kerja mata dalam hubungannya dengan gestur dan komunikasi antar manusia.


Bab 2 adalah bab yang khusus mengupas tentang air mata. Mulai dari asal muasalnya, jenis-jenis air mata, fenomena unik tentang air mata, serta air mata yang berfungsi untuk mengekspresikan emosi positif dan negatif.

Keajaiban air mata akan kita temukan pada pembahasan bab 3, yaitu bagaimana air mata memiliki manfaat dari segi kesehatan dan psikologis. Diantara manfaat air mata dari sisi medis, adalah sebagai pembunuh bakteri, pelumas mata dan mengeluarkan racun. Sementara dari sisi psikologis, air mata dapat mengurangi stres, melembutkan hati, menarik simpati dan melegakan perasaan.

Bab selanjutnya membeberkan berbagai fakta unik tentang air mata, seperti air mata bayi untuk mengekspresikan keinginan untuk minum, buang air, dan sebagainya, mengapa pria juga bisa menangis, dahsyatnya makna air mata wanita, dan sebagainya.

Buku ini ditutup dengan kilas kisah beberapa tokoh dunia yang pernah mengekspresikan perasaannya lewat air mata, diantaranya Rasulullah SAW, Abraham Lincoln, Albert Einstein, Abraham Agung, dan lain-lain.

Saat melihat judulnya, dalam hati saya otomatis timbul pertanyaan, kenapa ya bahasa judulnya dibuat gado-gado? Bukan The Miracle of Tears atau Keajaiban Air Mata? Agaknya, ini memang sengaja dilakukan penerbit untuk menegaskan brand dari serial ini, karena saat melihat deretan buku dari jenis The Miracle ini di toko buku, rata-rata memang menggunakan judul dengan bahasa campuran.

Sebagaimana juga buku non fiksi berjenis how to, penyajian buku ini bersifat padat dan informatif, juga nggak bertele-tele. Dan untuk buku how to yang ditulis oleh bukan praktisinya, memang tak terhindarkan kesan akan sebuah penyajian yang berisi penyatuan dari berbagai macam sumber, atau dengan kata lain, sisi orisinalitas dari penulis memang kurang dominan. Berbeda halnya dengan buku non fiksi dari kategori motivasi atau inspirasi yang biasanya lebih banyak melibatkan sisi pengalaman dan pandangan penulisnya, ataupun buku how to yang langsung ditulis oleh praktisi dalam bidang tersebut, misalnya buku tentang diet yang ditulis oleh ahli gizi, atau buku seputar kesehatan gigi yang ditulis oleh dentist.

Dengan penuturan yang mudah dipahami, konten yang informatif, jumlah lembar buku yang relatif tipis dan diselingi kolom-kolom berisi kutipan kata-kata mutiara serta tips, buku ini cocok dibaca oleh pembaca dari beragam usia, latar belakang, pendidikan dan kebutuhan, serta dapat dijadikan pengisi waktu senggang yang memperkaya wawasan.

Judul               : The Miracle of Air Mata
Penulis             : Oci YM
Penerbit           : Laskar Aksara
Tahun              : 2013
Hal                  : 135 hal

9 comments:

  1. Oh, buku ini sifatnya informatif dengan referensi dari berbagai sumber. Saya kira isinya kumpulan kisah gitu hehe..

    ReplyDelete
  2. Makasiiiiih Mbak udah meresensi buku ini. Buku kedua yang saya tulis dan memang masih kaku banget :)

    ReplyDelete
  3. iya Melani, judulnya seperti kumpulan kisah nyata ya :)
    Oci : yang di kitab sakti udah oke banget, hehe

    ReplyDelete
  4. Kayaknya aku lebih suka kalo judulnya dalam satu bahasa aja; bahasa indonesia atau bahasa inggris,xixixiiii... *abaikan ya mbak Oci :D

    ReplyDelete
  5. Iya judulnya mixing hehe..
    Airmata emang menyehatkan lahir dan batin asal nggak berlebihan aja.
    Nggak dibahas ya kenapa yang sering nangis kok perempuan..mungkin kapasitasnya lebih besar atau lebih sensitif ..scr ilmiah?
    Resensi yang mencerahkan. Aku masih kurang minat baca nonfiksi..heehe

    ReplyDelete
  6. eeeh... saya kira ini buku novel.... :)

    ReplyDelete
  7. Judulnya mengikuti tren: The Miracle of Enzym, The Miracle of Tea, dsb. Walau reviewnya singkat, tetap ada masukan berarti bagi penulisnya :-)

    ReplyDelete
  8. aku udah baca, bagus emang informasinya :)

    ReplyDelete