Riawani Elyta: Resensi Buku Anak Juga Manusia : Tips Menjadi Orang Tua dan Sahabat Terbaik bagi Anak

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014

Novel Pemenang Harapan LMNI 2014
The Secret of Room 403
Thursday, 18 September 2014

Resensi Buku Anak Juga Manusia : Tips Menjadi Orang Tua dan Sahabat Terbaik bagi Anak







 Judul dan isi buku ini diangkat dari akun twitter @anakjugamanusia. Akun yang dibuat penulisnya pada Februari 2012, dengan misi membagi tips-tips untuk menjadi pengingat bahwa anak perlu diperlakukan dengan baik sebagai manusia seutuhnya. Karena anak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga dengan baik, bukan barang yang dipesan lewat katalog ataupun robot yang tinggal plug and play

Dalam buku ini, penulis menekankan bahwa orang tua sudah semestinya terus belajar dan menuntut ilmu untuk menjadi orang tua yang baik, antara lain dengan membaca buku tentang parenting, mengikuti seminar-seminar parenting, mempraktekkannya dan melakukan evaluasi jika terdapat kesalahan dalam praktek tersebut. Tanpa tambahan ilmu, boleh jadi orang tua akan menggunakan cara asal-asalan dalam mendidik anak, atau hanya mencontoh pola asuh yang diterapkan orang tuanya dulu. Padahal, perkembangan jaman yang begitu pesat menimbulkan implikasi pada perbedaan pola mendidik dan mengasuh anak dulu dan sekarang.


Disebutkan juga, bahwa pondasi dasar utama pendidikan seorang anak berada di rumah. Orang tua harus mampu menerapkan cara berkomunikasi yang baik dengan anak. Diantaranya dengan tak pelit memberi pujian terhadap anak, menahan diri dari membentak dan memarahi jika sedang kesal, karena apa yang dikatakan kepada anak, akan memberi pengaruh besar terhadap kekuatan alam bawah sadarnya. Jadi, jika orang tua selalu mengucapkan kata-kata yang positif kepada anak, maka konsep diri yang positif akan terbentuk pada anak, begitu pun sebaliknya.

Hal penting lainnya adalah mendorong rasa cinta anak terhadap apa yang mereka kerjakan, karena ini akan sangat berguna bagi mereka saat dewasa kelak (hal. 48). Hadirkan kebahagiaan dan kenyamanan dalam hidup anak dengan bersikap bijaksana, menghindari perlakuan diskriminasi, intimidasi dan kekerasan baik fisik maupun verbal terhadap anak. Kebijaksanaan juga perlu diterapkan saat merespons pertanyaan anak. Karena anak pada umumnya memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Bersungguh-sungguhlah dalam menanggapi keingintahuan anak, karena ini akan membawa efek positif di mana anak akan bersungguh-sungguh pula dalam setiap hal. (hal. 72).

Penulis juga menghadirkan kisah Thomas Alva Edison sebagai contoh, bahwa perlakuan yang tepat terhadap anak akan membangkitkan potensi maksimal dari si anak. Dikisahkan, Edison dikeluarkan dari sekolah karena dianggap terlalu bodoh dan idiot. Ibunyalah yang kemudian mendidik Edison di rumah, memegang peran penting dibalik pertumbuhan Edison hingga menjadi sosok fenomenal sang penemu listrik dengan memiliki lebih dari seribu penemuan yang dipatenkan. 

Orang tua harus mengajarkan anak kemampuan menyelesaikan masalah. Inilah yang menjadi problema dasar sistem pendidikan kita, di mana anak selalu dituntut untuk memberi hasil yang tepat dan benar, sementara proses untuk menuju hasil itu justru diabaikan. Oleh karenanya, menjadi tugas orang tua untuk fokus membantu anak agar memiliki kemampuan dalam mengambil solusi.

Buku ini ditutup dengan mengajak orang tua agar senantiasa berdoa kepada Tuhan, dan meyakini bahwa Tuhan akan mengabulkan doa-doa melalui kesempatan demi kesempatan yang diberikanNya kepada manusia.
 
Dengan penuturan yang ringan dan mudah dipahami, juga mengandung quote-quote yang layak dijadikan renungan, buku ini sangat direkomendasikan bagi semua orang tua, menjadi bekal dan pengingat dalam menjalankan tugas dan amanah mulia itu, karena apa yang diberikan orang tua terhadap anak, akan menjadi bekal hidup yang berharga bagi anak dalam mengarungi kehidupannya kelak. 

Judul               :           Anak Juga Manusia
Penulis             :           Angga Setyawan
Penerbit           :           Noura Books
Tahun              :           2013
Tebal               :           198 hal

No comments:

Post a Comment